Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.
Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.
Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (Heart attack).
Penyakit darah tinggi atau Hipertensi dikenal dengan 2 type klasifikasi, diantaranya Hipertensi Primary dan Hipertensi Secondary :
# Hipertensi Primary
Hipertensi Primary adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan. Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu pula sesorang yang berada dalam lingkungan atau kondisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi.
# Hipertensi Secondary
Hipertensi secondary adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Sedangkan pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk (gendut).
Pregnancy-induced hypertension (PIH), ini adalah sebutan dalam istilah kesehatan (medis) bagi wanita hamil yang menderita hipertensi. Kondisi Hipertensi pada ibu hamil bisa sedang ataupun tergolang parah/berbahaya, Seorang ibu hamil dengan tekanan darah tinggi bisa mengalami Preeclampsia dimasa kehamilannya itu.
Preeclampsia adalah kondisi seorang wanita hamil yang mengalami hipertensi, sehingga merasakan keluhan seperti pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut, muka yang membengkak, kurang nafsu makan, mual bahkan muntah. Apabila terjadi kekejangan sebagai dampak hipertensi maka disebut Eclamsia.
1. Penyebab Hipertensi
Penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi dikarenakan tembakau yang berisi nikotin. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi. Stop menjadi alcoholic!
2. Penanganan dan Pengobatan Hipertensi
a. Diet Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)
* Kandungan garam (Sodium/Natrium)
Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk pengontrolan diet sodium/natrium ini ;
- Jangan meletakkan garam diatas meja makan
- Pilih jumlah kandungan sodium rendah saat membeli makan
- Batasi konsumsi daging dan keju
- Hindari cemilan yang asin-asin
- Kurangi pemakaian saos yang umumnya memiliki kandungan sodium
* Kandungan Potasium/Kalium
Suplements potasium 2-4 gram perhari dapat membantu penurunan tekanan darah, Potasium umumnya bayak didapati pada beberapa buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran yang mengandung potasium dan baik untuk di konsumsi penderita tekanan darah tinggi antara lain semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 sagat dikenal efektif dalam membantu penurunan tekanan darah (hipertensi).
Pengobatan hipertensi biasanya dikombinasikan dengan beberapa obat;
- Diuretic {Tablet Hydrochlorothiazide (HCT), Lasix (Furosemide)}. Merupakan golongan obat hipertensi dengan proses pengeluaran cairan tubuh via urine. Tetapi karena potasium berkemungkinan terbuang dalam cairan urine, maka pengontrolan konsumsi potasium harus dilakukan.
- Beta-blockers {Atenolol (Tenorim), Capoten (Captopril)}. Merupakan obat yang dipakai dalam upaya pengontrolan tekanan darah melalui proses memperlambat kerja jantung dan memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.
- Calcium channel blockers {Norvasc (amlopidine), Angiotensinconverting enzyme (ACE)}. Merupakan salah satu obat yang biasa dipakai dalam pengontrolan darah tinggi atau Hipertensi melalui proses rileksasi pembuluh darah yang juga memperlebar pembuluh darah.
08 November 2009
hipotensi
Penyakit darah rendah atau Hipotensi (Hypotension) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun dibawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Telah dijelaskan pada artikel sebelumnya (Penyakit darah tinggi) bahwa nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG.
Namun demikian, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah (tensi) berkisar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi itu terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat (lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan perdarahan berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.
# Tanda dan Gejala Tekanan Darah Rendah
Seseorang yang mengalami tekanan darah rendah umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap, penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas (kunang-kunang) terutama sehabis duduk lama lalu berjalan, keringat dingin, merasa cepat lelah tak bertenaga, bahkan mengalami pingsan yang berulang.
Pada pemeriksaan secara umum detak/denyut nadi teraba lemah, penderita tampak pucat, hal ini disebabkan suplai darah yang tidak maksimum keseluruh jaringan tubuh.
# Penyebab Penyakit Darah Rendah
Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penurunan tensi darah, hal ini dapat dikategorikan sebagai berikut:
- Kurangnya pemompaan darah dari jantung. Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya (cardiac output, curah jantung), semakin tinggi tekanan darah. Seseorang yang memiliki kelainan/penyakit jantung yang mengakibatkan irama jantung abnormal, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung maka berdampak pada berkurangnya pemompaan darah (curah jantung) keseluruh organ tubuh.
- Volume (jumlah) darah berkurang. Hal ini dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat (luka sobek,haid berlebihan/abnormal), diare yang tak cepat teratasi, keringat berlebihan, buang air kecil atau berkemih berlebihan.
- Kapasitas pembuluh darah. Pelebaran pembuluh darah (dilatasi) menyebabkan menurunnya tekanan darah, hal ini biasanya sebagai dampak dari syok septik, pemaparan oleh panas, diare, obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE).
# Penanganan dan Pengobatan Darah Rendah
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi tekanan darah renda (hipotensi), diantaranya :
- Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, sesekali minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah akan meningkat
- Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam
- Berolah raga teratur seperti berjalan pagi selama 30 menit, minimal 3x seminggu dapat membantu mengurangi timbulnya gejala
- Pada wanita dianjurkan untuk mengenakan stocking yang elastis
- Pemberian obat-obatan (meningkatkan darah) hanya dilakukan apabila gejala hipotensi yang dirasakan benar-benar mengganggu aktivitas keseharian, selain itu dokter hanya akan memberikan vitamin (suport/placebo) serta beberapa saran yang dapat dilakukan bagi penderita.
Mengenai image masyarakat yang sebagian besar berpikir bahwa dengan mengkonsumsi daging kambing bagi penderita hipotensi dapat meningkatkan tensi darah sebenarnya belum jelas, Namun dibenarkan kalau hal itu akan meningkatkan kandungan haemoglobin (Hb) dalam darah. Sekali lagi harus dipahami bahwa tekanan darah rendah artinya suplai darah tidak maksimal keseluruh bagian tubuh. Haemoglobin (Hb) rendah adalah berarti bahwa kandungan Hb sebagai zat pengikat oxygen dalam darah memiliki kadar rendah yang akibatnya penderita bisa pucat (anemia), pusing (oxygen yang di angkut/suplai darah ke otak kurang), merasa cepat lelah dan sebagainya.
Dalam kasus Hipotensi yang benar-benar diperlukan pemberian obat, biasanya ada beberapa jenis obat yang biasa dipakai seperti fludrocortisone, midodrine, pyridostigmine, nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), caffeine dan erythropoietin.
Namun demikian, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah (tensi) berkisar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi itu terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat (lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan perdarahan berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.
# Tanda dan Gejala Tekanan Darah Rendah
Seseorang yang mengalami tekanan darah rendah umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap, penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas (kunang-kunang) terutama sehabis duduk lama lalu berjalan, keringat dingin, merasa cepat lelah tak bertenaga, bahkan mengalami pingsan yang berulang.
Pada pemeriksaan secara umum detak/denyut nadi teraba lemah, penderita tampak pucat, hal ini disebabkan suplai darah yang tidak maksimum keseluruh jaringan tubuh.
# Penyebab Penyakit Darah Rendah
Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penurunan tensi darah, hal ini dapat dikategorikan sebagai berikut:
- Kurangnya pemompaan darah dari jantung. Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya (cardiac output, curah jantung), semakin tinggi tekanan darah. Seseorang yang memiliki kelainan/penyakit jantung yang mengakibatkan irama jantung abnormal, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung maka berdampak pada berkurangnya pemompaan darah (curah jantung) keseluruh organ tubuh.
- Volume (jumlah) darah berkurang. Hal ini dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat (luka sobek,haid berlebihan/abnormal), diare yang tak cepat teratasi, keringat berlebihan, buang air kecil atau berkemih berlebihan.
- Kapasitas pembuluh darah. Pelebaran pembuluh darah (dilatasi) menyebabkan menurunnya tekanan darah, hal ini biasanya sebagai dampak dari syok septik, pemaparan oleh panas, diare, obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE).
# Penanganan dan Pengobatan Darah Rendah
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi tekanan darah renda (hipotensi), diantaranya :
- Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, sesekali minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah akan meningkat
- Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam
- Berolah raga teratur seperti berjalan pagi selama 30 menit, minimal 3x seminggu dapat membantu mengurangi timbulnya gejala
- Pada wanita dianjurkan untuk mengenakan stocking yang elastis
- Pemberian obat-obatan (meningkatkan darah) hanya dilakukan apabila gejala hipotensi yang dirasakan benar-benar mengganggu aktivitas keseharian, selain itu dokter hanya akan memberikan vitamin (suport/placebo) serta beberapa saran yang dapat dilakukan bagi penderita.
Mengenai image masyarakat yang sebagian besar berpikir bahwa dengan mengkonsumsi daging kambing bagi penderita hipotensi dapat meningkatkan tensi darah sebenarnya belum jelas, Namun dibenarkan kalau hal itu akan meningkatkan kandungan haemoglobin (Hb) dalam darah. Sekali lagi harus dipahami bahwa tekanan darah rendah artinya suplai darah tidak maksimal keseluruh bagian tubuh. Haemoglobin (Hb) rendah adalah berarti bahwa kandungan Hb sebagai zat pengikat oxygen dalam darah memiliki kadar rendah yang akibatnya penderita bisa pucat (anemia), pusing (oxygen yang di angkut/suplai darah ke otak kurang), merasa cepat lelah dan sebagainya.
Dalam kasus Hipotensi yang benar-benar diperlukan pemberian obat, biasanya ada beberapa jenis obat yang biasa dipakai seperti fludrocortisone, midodrine, pyridostigmine, nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), caffeine dan erythropoietin.
03 Agustus 2009
putri biru
Kamu mau jadi sahabatku ketika ku berjanji, berjanji bahwa tidak akan ada lagi korban, janji bahwa suatu hari nanti aku akan berubah, janji bahwa aku akan menjadi pangeran yang lebih baik lagi. Kamu adalah putri pertama di kerajaan itu, putri dengan berbagai sifat yang unik. Kadang dewasa, kadang seperti anak-anak, tomboi dan gokil namun kamu penuh senyum. Sifat rendah hatimu menggambarkan bahwa kamu adalah seorang putri remaja yang mungkin nantinya akan menjadi seorang ibu yang akan mendidik dengan hati bagi anak-anaknya.
Seorang ibu yang mungkin akan menjadi awan yang teduh bagi anak-anaknya. Ketika peran ibu dapat dimainkan dengan baik maka sebuah keniscayaan bahwa sang suamipun akan merasa tenang dan tentram disampingnya. Ia akan menjadi istri yang mengerti bahwa suaminya tidaklah semulia Muhammad, tidaklah setakwa Ibrahim, pun tidak setabah Ayub, ataupun segagah Musa, apalagi setampan Yusuf. Ketika suami menjadi raja maka kamu nikmati anggur singgasananya. Ketika suami menjadi bisa maka kamulah penawar obatnya. Wahai Putri Biru, engkaulah dambaan setiap pangeran di seluruh penjuru negeri….
Perlahan namun pasti akhirnya perasaan itu hadir, ketika sang putri mencoba menerimaku. Ketika dia tidak melihat masalaluku, saat dia tahu resiko menjadi permaisuriku. Dianggap aneh, dikucilkan, dibuang, malu dan dianggap mengkhianati kerajaannya. Karena dia yakin suatu saat, aku akan berubah. Dan jika saat itu datang, dia mau aku menjemputnya untuk pergi ke surga abadi, saat dia berikan jawaban YA atas cintaku.
Ku tahu dia tidak mau menunggu dan ditunggu tapi dia ingin kudatang lebih dulu. Ketika kumerasa tidak pantas untuknya, merasa tidak yakin pada dirinya namun keyakinannya pada diriku membuatku bertahan. Keyakinan itu yang membuatku mempunyai seribu harapan tentang dirinya, harapan bahwa kami akan menjalani hari-hari kami dalam indahnya kebersamaan, dalam indahnya payung Illahi.
Putri Biru bukanlah gadis yang romantis karena mungkin dia hanya bisa memanggilku dengan panggilan yang kusuka, hanya bisa memahami apa yang kumau, hanya bisa bersyukur menemukanku, hanya bisa berharap bahwa aku benar-benar untuknya dan mungkin dia memang hanyalah seorang putri dan bukanlah bidadari. Tapi usahanya menjadi yang terbaik bagiku telah menjadikannya putri yang telah mengharu biru di hati ini, ketika dia rela menjadi Fatimah yang menumbuk sagu dengan tangannya sendiri, ketika dia rela menjadi khadijah yang menginfakkan semua hartanya dalam dakwah, ketika dia rela hidup apa adanya bersamaku nanti, ketika dia mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna. Adakalanya putri tidak bijak, tidak dewasa, dan tidak mengerti.
Tapi apakah pangeran sepertiku bisa meluruskannya yang tercipta dari tulang rusuk yang bengkok? Sementara aku hanyalah seorang pengeran tanpa kerajaan, pangeran yang masih jauh dari kata baik apalagi soleh. Dalam banyak waktuku, hanya sebentar aku menyapa ”temanku” yang bertuliskan huruf Arab sementara untuk berbincang dengan ”temanku” yang banyak humor dan gambar, aku sampai lupa waktu. Saat suara adzan datang menyeru justru seruan yang lainnya yang kudengar dan kusambut. Benarkah pangeran ini pantas untuk putri biru?
Seorang wanita solihah yang selalu menutup auratnya, yang bicara dengan pria bukan muhrim tanpa menatap matanya, yang tidak mau berjalan bersisian dengan pria yang bukan muhrimnya. Ya Allah, apakah Engkau mengirimkan putri ini sebagai perantara datangnya hidayahMu untukku. Apakah Engkau mengirimkannya agar aku kembali menjadi pangeran yang baik lagi, seperti yang dulu lagi, yang taat dan patuh akan perintahMu.
Dan akhirnya setelah ”kebersamaan” yang sesaat ini.......
”Mas, jaga intensitas interaksi kita, jangan terlalu sering! Ibadahku jadi tidak khusuk, takut perbaikan diriku bukan karena Allah tapi karenamu, takut cinta itu bukan karena Allah. Kita seperti sedang ”pacaran” padahal kita tahu bahwa pacaran tidak diperbolehkan sebelum resmi menikah. Astaghfirullah...... Biarkan rasa itu tumbuh subur di tempat yang benar. Kita sudah punya bibitnya dan akan kita tanam di tempat dan waktu yang tepat. Aku tidak mau melupakanmu tapi kalau kamu mau aku diam, menahan perih karena rindu, pedih dan sakit karena tidak bisa menyapa ketika bertemu, terluka karena tidak bisa saling senyum Insya Allah aku kuat. Ibarat biji, aku harap cinta kita tidak mati tetapi sedang berdomansi, sedang menunggu waktu yang tepat untuk tumbuh subur di hati masing-masing.
Saat ini kita ibarat sedang mengulurkan tangan ingin saling bertukar benih tapi kita tersadar bahwa belum waktunya kita untuk menukarkannya. Aku takut biji ini membusuk di hati masing-masing bukan subur seperti yang kita harapkan. Aku meminta kita menahan, bersabar, berdoa, berikhtiar sekuat-kuatnya dan bertawakal sepasrah-pasrahnya. Aku lebih meminta barokah dari Allah untuk cinta kita. Aku tidak mau Allah tidak meridhoi ikatan suci kita nantinya karena permulaannya yang salah. Insya Allah aku akan berdoa untuk kita, berdoa agar kita diberi kesabaran, kekuatan, kepasrahan sebesar-besarnya olehNya. Semoga kita bisa menghadapi semua ini dengan ikhlas. Wahai pangeran yang telah melumpuhkan hatiku, ijinkan aku menutup surat ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir kita.
Mungkin nanti saat dimana mungkin kau telah menimang cucumu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama mengingat kisah kita yang tragis ini. Atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang. Wahai pangeran yang telah mengusik pikiranku, mintalah kepada Tuhan-mu, Tuhan-ku, dan Tuhan semua manusia, akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Mintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, mintalah kepada-Nya agar tetap menempatkan malu ini pada tempatnya. Wahai engkau yang sekarang kucintai, semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah DOSA”.
Setelah membaca surat itu, akhirnya aku sadar bahwa hubunganku selama ini dengan sang putri adalah sebuah kesalahan dan kekhilafan. Sungguh betapa sangat inginnya aku agar sang putri menungguku hingga aku siap dan datang menjemputnya. Betapa inginnya aku untuk mengetahui kabar sang putri tiap hari. Tapi sungguh ternyata ada yang lebih kami cintai dibandingkan cinta diantara kami. Dialah Allah, yang membawa kami ke jalan ini, menuntun, merangkul kami dengan cinta. Dialah Allah, tempat kita meminta dan berharap. Dialah Allah, yang telah memberi kami kehidupan dan yang akan mematikan kami kembali. Dialah yang berkuasa penuh atas hati, jiwa, dan pikiran kami yang tidak ada seorangpun yang dapat menyamaiNya apalagi melampaui kekuasaanNya.
Dan Allahpun telah mengingatkan kita dalam firmanNya, ”wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).......” (QS. An Nur : 26).
Mungkin apa yang terjadi antara aku dengan sang putri adalah kehendak Allah untuk memberikan pelajaran padaku tentang apa itu arti hidup dan cinta yang sebenarnya. Tapi sungguh aku ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada sang putri, kusampaikan penghormatan setinggi-tingginya padanya, paling tidak dia sedikit mengubah hidupku. Dan akupun hanya bisa senyum atas ”kebersamaan” kami selama ini, entah senyum bahagia, senyum beku, atau mungkin juga senyum yang sudah tidak berbentuk lagi.
Dan pangeran inipun hanya bisa mengajak dirinya dan kepada para pembaca, yang khususnya sedang menanti kehadiran ”Putri Biru” ataupun sedang menanti saat yang tepat untuk menjemput ”Putri Biru” agar selalu mempersiapkan diri, agar terus dan tak pernah berhenti memperbaiki dan membina diri karena sungguh Allahlah sebaik-baik pembuat janji dan sebaik-baik yang menepati janji.
Dan kita sebagai hambaNya yang lemah dan tak berdaya harus memiliki hati yang ikhlas dan tidak tertindas dalam menerima setiap keputusanNya agar langkah ini bisa terus berjalan meskipun kadang harus berhenti, agar mimpi-mimpi kita dapat segera terwujud, dan agar nada-nada yang telah hilang kembali tersenandungkan.
(eramuslim.com)
Seorang ibu yang mungkin akan menjadi awan yang teduh bagi anak-anaknya. Ketika peran ibu dapat dimainkan dengan baik maka sebuah keniscayaan bahwa sang suamipun akan merasa tenang dan tentram disampingnya. Ia akan menjadi istri yang mengerti bahwa suaminya tidaklah semulia Muhammad, tidaklah setakwa Ibrahim, pun tidak setabah Ayub, ataupun segagah Musa, apalagi setampan Yusuf. Ketika suami menjadi raja maka kamu nikmati anggur singgasananya. Ketika suami menjadi bisa maka kamulah penawar obatnya. Wahai Putri Biru, engkaulah dambaan setiap pangeran di seluruh penjuru negeri….
Perlahan namun pasti akhirnya perasaan itu hadir, ketika sang putri mencoba menerimaku. Ketika dia tidak melihat masalaluku, saat dia tahu resiko menjadi permaisuriku. Dianggap aneh, dikucilkan, dibuang, malu dan dianggap mengkhianati kerajaannya. Karena dia yakin suatu saat, aku akan berubah. Dan jika saat itu datang, dia mau aku menjemputnya untuk pergi ke surga abadi, saat dia berikan jawaban YA atas cintaku.
Ku tahu dia tidak mau menunggu dan ditunggu tapi dia ingin kudatang lebih dulu. Ketika kumerasa tidak pantas untuknya, merasa tidak yakin pada dirinya namun keyakinannya pada diriku membuatku bertahan. Keyakinan itu yang membuatku mempunyai seribu harapan tentang dirinya, harapan bahwa kami akan menjalani hari-hari kami dalam indahnya kebersamaan, dalam indahnya payung Illahi.
Putri Biru bukanlah gadis yang romantis karena mungkin dia hanya bisa memanggilku dengan panggilan yang kusuka, hanya bisa memahami apa yang kumau, hanya bisa bersyukur menemukanku, hanya bisa berharap bahwa aku benar-benar untuknya dan mungkin dia memang hanyalah seorang putri dan bukanlah bidadari. Tapi usahanya menjadi yang terbaik bagiku telah menjadikannya putri yang telah mengharu biru di hati ini, ketika dia rela menjadi Fatimah yang menumbuk sagu dengan tangannya sendiri, ketika dia rela menjadi khadijah yang menginfakkan semua hartanya dalam dakwah, ketika dia rela hidup apa adanya bersamaku nanti, ketika dia mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna. Adakalanya putri tidak bijak, tidak dewasa, dan tidak mengerti.
Tapi apakah pangeran sepertiku bisa meluruskannya yang tercipta dari tulang rusuk yang bengkok? Sementara aku hanyalah seorang pengeran tanpa kerajaan, pangeran yang masih jauh dari kata baik apalagi soleh. Dalam banyak waktuku, hanya sebentar aku menyapa ”temanku” yang bertuliskan huruf Arab sementara untuk berbincang dengan ”temanku” yang banyak humor dan gambar, aku sampai lupa waktu. Saat suara adzan datang menyeru justru seruan yang lainnya yang kudengar dan kusambut. Benarkah pangeran ini pantas untuk putri biru?
Seorang wanita solihah yang selalu menutup auratnya, yang bicara dengan pria bukan muhrim tanpa menatap matanya, yang tidak mau berjalan bersisian dengan pria yang bukan muhrimnya. Ya Allah, apakah Engkau mengirimkan putri ini sebagai perantara datangnya hidayahMu untukku. Apakah Engkau mengirimkannya agar aku kembali menjadi pangeran yang baik lagi, seperti yang dulu lagi, yang taat dan patuh akan perintahMu.
Dan akhirnya setelah ”kebersamaan” yang sesaat ini.......
”Mas, jaga intensitas interaksi kita, jangan terlalu sering! Ibadahku jadi tidak khusuk, takut perbaikan diriku bukan karena Allah tapi karenamu, takut cinta itu bukan karena Allah. Kita seperti sedang ”pacaran” padahal kita tahu bahwa pacaran tidak diperbolehkan sebelum resmi menikah. Astaghfirullah...... Biarkan rasa itu tumbuh subur di tempat yang benar. Kita sudah punya bibitnya dan akan kita tanam di tempat dan waktu yang tepat. Aku tidak mau melupakanmu tapi kalau kamu mau aku diam, menahan perih karena rindu, pedih dan sakit karena tidak bisa menyapa ketika bertemu, terluka karena tidak bisa saling senyum Insya Allah aku kuat. Ibarat biji, aku harap cinta kita tidak mati tetapi sedang berdomansi, sedang menunggu waktu yang tepat untuk tumbuh subur di hati masing-masing.
Saat ini kita ibarat sedang mengulurkan tangan ingin saling bertukar benih tapi kita tersadar bahwa belum waktunya kita untuk menukarkannya. Aku takut biji ini membusuk di hati masing-masing bukan subur seperti yang kita harapkan. Aku meminta kita menahan, bersabar, berdoa, berikhtiar sekuat-kuatnya dan bertawakal sepasrah-pasrahnya. Aku lebih meminta barokah dari Allah untuk cinta kita. Aku tidak mau Allah tidak meridhoi ikatan suci kita nantinya karena permulaannya yang salah. Insya Allah aku akan berdoa untuk kita, berdoa agar kita diberi kesabaran, kekuatan, kepasrahan sebesar-besarnya olehNya. Semoga kita bisa menghadapi semua ini dengan ikhlas. Wahai pangeran yang telah melumpuhkan hatiku, ijinkan aku menutup surat ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir kita.
Mungkin nanti saat dimana mungkin kau telah menimang cucumu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama mengingat kisah kita yang tragis ini. Atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang. Wahai pangeran yang telah mengusik pikiranku, mintalah kepada Tuhan-mu, Tuhan-ku, dan Tuhan semua manusia, akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Mintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, mintalah kepada-Nya agar tetap menempatkan malu ini pada tempatnya. Wahai engkau yang sekarang kucintai, semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah DOSA”.
Setelah membaca surat itu, akhirnya aku sadar bahwa hubunganku selama ini dengan sang putri adalah sebuah kesalahan dan kekhilafan. Sungguh betapa sangat inginnya aku agar sang putri menungguku hingga aku siap dan datang menjemputnya. Betapa inginnya aku untuk mengetahui kabar sang putri tiap hari. Tapi sungguh ternyata ada yang lebih kami cintai dibandingkan cinta diantara kami. Dialah Allah, yang membawa kami ke jalan ini, menuntun, merangkul kami dengan cinta. Dialah Allah, tempat kita meminta dan berharap. Dialah Allah, yang telah memberi kami kehidupan dan yang akan mematikan kami kembali. Dialah yang berkuasa penuh atas hati, jiwa, dan pikiran kami yang tidak ada seorangpun yang dapat menyamaiNya apalagi melampaui kekuasaanNya.
Dan Allahpun telah mengingatkan kita dalam firmanNya, ”wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).......” (QS. An Nur : 26).
Mungkin apa yang terjadi antara aku dengan sang putri adalah kehendak Allah untuk memberikan pelajaran padaku tentang apa itu arti hidup dan cinta yang sebenarnya. Tapi sungguh aku ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada sang putri, kusampaikan penghormatan setinggi-tingginya padanya, paling tidak dia sedikit mengubah hidupku. Dan akupun hanya bisa senyum atas ”kebersamaan” kami selama ini, entah senyum bahagia, senyum beku, atau mungkin juga senyum yang sudah tidak berbentuk lagi.
Dan pangeran inipun hanya bisa mengajak dirinya dan kepada para pembaca, yang khususnya sedang menanti kehadiran ”Putri Biru” ataupun sedang menanti saat yang tepat untuk menjemput ”Putri Biru” agar selalu mempersiapkan diri, agar terus dan tak pernah berhenti memperbaiki dan membina diri karena sungguh Allahlah sebaik-baik pembuat janji dan sebaik-baik yang menepati janji.
Dan kita sebagai hambaNya yang lemah dan tak berdaya harus memiliki hati yang ikhlas dan tidak tertindas dalam menerima setiap keputusanNya agar langkah ini bisa terus berjalan meskipun kadang harus berhenti, agar mimpi-mimpi kita dapat segera terwujud, dan agar nada-nada yang telah hilang kembali tersenandungkan.
(eramuslim.com)
23 Juni 2009
scary story at Pbl
08.00 AM
Hari ini gue ujian BBDM,kasusnya mengenai DM plus katarak dan Prebiaskusis.Soalnya 79,dan gue ngerasa gue bisa ngerjain dengan baik dibanding ujian pertama yang aneh banget soalya,coz referensi yang gue punya dan baca ga semuanya ada didalam soal.
09.30 AM
gue dah selesai ngerjain ujiannya.Dan segera gue kumpulin.Rencananya abis itu,gue langsung ke bandarharjo,mau ngelanjutin survey lagi.emang dikasih waktu 2 hari,tetapi gue punya target yang gue tetapin juga ke kelompok gue,hari ini survey harus dah selesai!
09.45 AM
Gue ketemu temen2 gue dulu yang cewek sbelum berangkat.gue bilang gue bersama cowok2 yang lain berangkat duluan,coz gue pengen juga mastiin dimana RT dan RW yang musti kita survey ,kelompok gue dapet di RT 4 dan 8 RW 5,dan itu beda banget sama RW sebelumnya.abis itu yang cewek2 bareng jam ½ 1 dari lobi ke bandarharjo terus hubungi orang2 yang gue instruksiin.
10.45 AM
Gue berangkat bareng oktaf.Indra sama ranu sekitar jam 11an,..
11.30 AM
Gue nyampe di bandarharjo,..pertama kali datang kesana,gue bingung,karena gue telusuri jalanan dari RW 6 sampe RW 3 ga ketemu,..logikanya abis RW 6 kalo menuju ke angka yang lebih kecil,setelah itu RW 5 kan?ini gak..! langsung RW 4,..gue ama oktap bingung dan akhirnya kita mutusin muterin bandarharjo,gak hanya sebatas jalan besar,..
11.45 AM
Ternyata RW 5 letaknya di belakang deket kali besar,pantesan gak ketemu!!mana banjir lagi,..tapi untungnya setelah dicari RT 4 dan 8 nya,bukan daerah banjir.
12.00 PM
Dah waktu dhuhur.gue ama oktap mutusin solat dulu sebelum lanjut ke ketua RT 4 untuk minta izin survey,..
12.30 PM
Solat dah selesai.gue sedikit ngobrol dulu sama oktap sebelum kita ke pak RT 4.termasuk baca2 kuisoner yang gue dah siapin dari kampus.tiba-tiba HP gue bunyi,oh ada SMS,dari Ranu,isinya dia sama indra dah di ketua RT 8,..oh baguslah,gue SMS lagi ntar cewek2 yang di RT 8 hubungi dia kalo gak indra.
Abis itu gue SMS leha.gue bilang kalo dah nyampe,cewek yang kebagian RT 4 hub gue/oktap(tapi gue rekomendasikan oktap coz dia yang bawa motor jadi bisa mobile),dan yang RT 8 hub Indra/ranu.
12.35 AM
Gue langsung berangkat ke ketua RT 4.nama ketuanya bapak thoibin.orangnya welcome banget dan kita diterima dengan baik sebagai tamu.dan gue ngerasa tersanjung.Gue sama oktap langsung aja ngutarain maksud kedatangan kita untuk mensurvei lagi dengan topik yang berbeda dari yang sebelumnya.pak Thoibin menyambut baik dan mempersilahkan kami untuk mensurvey lagi.Dan kebetulan juga,pak thoibin ini termasuk responden yang gue harus wawancarai.ya udah,gue langsung aja wawancarai,this was my first respondent!!
14.00
Sewaktu gue wawancarai responden yang ke 3,namanya bpk ladio-seorang lansia-,hp gue bunyi,ada telpon dari Rita,.
“cil,aq dah di mesjid depan MerC,kamu dimana?bisa jemput aku ga?”
“ta,coba hubungi oktap,coz dia yang bawa motor”
“OK,..”
terus gue lanjutin wawancarai Bpk ladio..
14.30 PM
Belum selsei gue nanya2,Rita SMs gue lagi..
“cil,kamu dimana?aku di RT 8 digangguin preman.aku takut banget..”
Gue kaget.gimana bisa?gue sangka dia bareng sama temen2 yang lain,termasuk Leha yang gue SMS di awal.
Gue langsung telpon dia.ga diangkat.Firasat gue gak enak.
Tiba – tiba dia SMS lagi,..
“Cil,tolongin aku..”
Dah dapet SMS itu,gue langsung stop wawancarai bpk ladio,gue langsung buru – buru keluar (wawancaranya padahal blum selsai),.gue panik banget.
Gue terus coba hub dia,.dan Alhamdulillah nymbung..
“Rita,kamu dimana? sekarang aku di RT 8,kamu dimana?koq aku ga liat kamu..?”
“cil,aku dah di rumah warga,sumpah aku takut banget tadi..tapi dah aman kq”
“dah hub indra,.?”
“Aku dah ga cukup pulsa cil..”
“ya udah,kalo ada apa2 hub aku,coba kamu sms indra,buat tmenin kamu”
“Oh ywdah.”
Aku balik lagi ke rumah bapak ladio.seorang ibu,anaknya bpk ladio,yang tadi liat gue agak tergesa2 keluar dari rumahnya,agak terheran2 liat gue balik lagi,..terpaksa gue cerita,temen gue diganggu preman.ngedenger itu,ibu itu jadi ikutan gundah.Dan ngomong ke gue,klo diganggu lagi langsung lapor aja ke pak RTnya.gue cma ngangguk.
15.00 PM
Wawancara dengan bapak ladio dah selesai.dah masuk ashar.gue telpon rita nanyain dimana sekarang,dia jawab sekarang ada di mesjid. Ya udah gue langsung kesana.di tengah jalan,gue liat temen2 cewek yang lain baru dateng,katanya.dalam hati gue berkata”Jangan2,rita tadi sendirian lagi,..??”
15.10 PM
Gue nyampe di mesjid.gue liat Rita,sedang ngobrol sma temen2 gue kelompok lain di pelataran masjid.ya udah gue langsung datengin,terus tanyain keadaannya sekarang sekaligus kronologisnya.ternyata dia emang sendirian.setelah di anterin oktap ke RT 8,keadaan waktu itu sepi banget,terus dia Tanya warga sekitar,kebetulan yang ditanya bapak2,katanya dia sambil dijelasin rumah warga yang ditanyain,dia di pepet badannya,sama sekitar 3/4 orangan.ya jelaslah dia ketakutan.kalo itu terjadi sama diri gue,gue agak ngeri juga.Cuma ada 3 hal yang gue sesalin.Kenapa dia ga bareng sama temen2 yang lain,kenapa Leha gak ngoordinir temen2 cewek untuk dikondisikan bareng, dan knapa mereka semua gak matuhin apa yang gue instruksiin.Bukan apa2,gue dah buat jalan yang paling aman serta paling cepet sehingga hari ini selsei,tapi instruksi gue ga dipatuhi.
15.30 PM
Abis solat ashar.gue berencana lanjutin wawancarai gue.tinggal 3 responden lagi.tapi sebelumnya gue nanya rita,apa dia lanjutin wawancaranya?dia ngejawab dia mw pulang dulu,coz orang2 yang dia wawancarai baru ada kalo gak pagi,malem banget.ya udah,kalo gitu,..sambil dia nenangin kondisi psikisnya.semenjak itu gue,sambil datengin responden,juga coba datengin anggota2 kelompok gue yang lagi survey untuk hati – hati biar ga ada kejadian serupa.
17.00 PM
tinggal 2 responden lagi,.yang satu ada pas setelah magrib.sisanya tinggal 3 pertanyaan lagi,tapi orangnya baru ada jam 8 an.
18.00
Abis solat magrib,gue langsung datengin responden buat wawancarai lagi.
18.45 PM
Alhamdulillah,responden terakhir dah selsei,tinggal 1 sih,tapi belum dateng juga,ya udah aku minta no HPnya aja buat gue hubungi.
19.20 PM
Abis solat isya kembali gue cek anggota2 gue,jangan ampe mereka ketinggalan/hilang.Sebagian ternyata da yang pulang,sebagian masih ada yang survey.tahu gitu,gue lansung nemuin mereka..
20.00 PM
Alhamdulillah,semua anggota kelompok dah selesai,kecuali Rita.khusus Rita,dia dah ngomong ke gue bakal datang lagi besok pagi sebelum jam 8 untuk ngewawancarai sisa responden.Sebenernya,kalo gue boleh bandingin sama kelompok lain,dan bila g ada peristiwa tadi siang,target kelompok 99% dah selsei smua.karena ada kelompok lain,yang pas magrib masih ada sekitar 30 responden yang belum diwawancarai.Tapi bener kata peribahasa:Rusak susu sebelangga,hanya karena nila setitik..ini jadi pelajaran kita bersma.
21.00 PM
Gue sama oktap nyampe di kos masing 2,.abis dari kos,makan,gue ke tempat supriyadi,balikin motor yang gue pinjem.Sekaligus gue tidur di tempatnya,di mesjid ASsalam.karena besok dah ga survey lagi,gue bisa ikutan khitanan massal di acara baksos PLN.
Hari ini gue ujian BBDM,kasusnya mengenai DM plus katarak dan Prebiaskusis.Soalnya 79,dan gue ngerasa gue bisa ngerjain dengan baik dibanding ujian pertama yang aneh banget soalya,coz referensi yang gue punya dan baca ga semuanya ada didalam soal.
09.30 AM
gue dah selesai ngerjain ujiannya.Dan segera gue kumpulin.Rencananya abis itu,gue langsung ke bandarharjo,mau ngelanjutin survey lagi.emang dikasih waktu 2 hari,tetapi gue punya target yang gue tetapin juga ke kelompok gue,hari ini survey harus dah selesai!
09.45 AM
Gue ketemu temen2 gue dulu yang cewek sbelum berangkat.gue bilang gue bersama cowok2 yang lain berangkat duluan,coz gue pengen juga mastiin dimana RT dan RW yang musti kita survey ,kelompok gue dapet di RT 4 dan 8 RW 5,dan itu beda banget sama RW sebelumnya.abis itu yang cewek2 bareng jam ½ 1 dari lobi ke bandarharjo terus hubungi orang2 yang gue instruksiin.
10.45 AM
Gue berangkat bareng oktaf.Indra sama ranu sekitar jam 11an,..
11.30 AM
Gue nyampe di bandarharjo,..pertama kali datang kesana,gue bingung,karena gue telusuri jalanan dari RW 6 sampe RW 3 ga ketemu,..logikanya abis RW 6 kalo menuju ke angka yang lebih kecil,setelah itu RW 5 kan?ini gak..! langsung RW 4,..gue ama oktap bingung dan akhirnya kita mutusin muterin bandarharjo,gak hanya sebatas jalan besar,..
11.45 AM
Ternyata RW 5 letaknya di belakang deket kali besar,pantesan gak ketemu!!mana banjir lagi,..tapi untungnya setelah dicari RT 4 dan 8 nya,bukan daerah banjir.
12.00 PM
Dah waktu dhuhur.gue ama oktap mutusin solat dulu sebelum lanjut ke ketua RT 4 untuk minta izin survey,..
12.30 PM
Solat dah selesai.gue sedikit ngobrol dulu sama oktap sebelum kita ke pak RT 4.termasuk baca2 kuisoner yang gue dah siapin dari kampus.tiba-tiba HP gue bunyi,oh ada SMS,dari Ranu,isinya dia sama indra dah di ketua RT 8,..oh baguslah,gue SMS lagi ntar cewek2 yang di RT 8 hubungi dia kalo gak indra.
Abis itu gue SMS leha.gue bilang kalo dah nyampe,cewek yang kebagian RT 4 hub gue/oktap(tapi gue rekomendasikan oktap coz dia yang bawa motor jadi bisa mobile),dan yang RT 8 hub Indra/ranu.
12.35 AM
Gue langsung berangkat ke ketua RT 4.nama ketuanya bapak thoibin.orangnya welcome banget dan kita diterima dengan baik sebagai tamu.dan gue ngerasa tersanjung.Gue sama oktap langsung aja ngutarain maksud kedatangan kita untuk mensurvei lagi dengan topik yang berbeda dari yang sebelumnya.pak Thoibin menyambut baik dan mempersilahkan kami untuk mensurvey lagi.Dan kebetulan juga,pak thoibin ini termasuk responden yang gue harus wawancarai.ya udah,gue langsung aja wawancarai,this was my first respondent!!
14.00
Sewaktu gue wawancarai responden yang ke 3,namanya bpk ladio-seorang lansia-,hp gue bunyi,ada telpon dari Rita,.
“cil,aq dah di mesjid depan MerC,kamu dimana?bisa jemput aku ga?”
“ta,coba hubungi oktap,coz dia yang bawa motor”
“OK,..”
terus gue lanjutin wawancarai Bpk ladio..
14.30 PM
Belum selsei gue nanya2,Rita SMs gue lagi..
“cil,kamu dimana?aku di RT 8 digangguin preman.aku takut banget..”
Gue kaget.gimana bisa?gue sangka dia bareng sama temen2 yang lain,termasuk Leha yang gue SMS di awal.
Gue langsung telpon dia.ga diangkat.Firasat gue gak enak.
Tiba – tiba dia SMS lagi,..
“Cil,tolongin aku..”
Dah dapet SMS itu,gue langsung stop wawancarai bpk ladio,gue langsung buru – buru keluar (wawancaranya padahal blum selsai),.gue panik banget.
Gue terus coba hub dia,.dan Alhamdulillah nymbung..
“Rita,kamu dimana? sekarang aku di RT 8,kamu dimana?koq aku ga liat kamu..?”
“cil,aku dah di rumah warga,sumpah aku takut banget tadi..tapi dah aman kq”
“dah hub indra,.?”
“Aku dah ga cukup pulsa cil..”
“ya udah,kalo ada apa2 hub aku,coba kamu sms indra,buat tmenin kamu”
“Oh ywdah.”
Aku balik lagi ke rumah bapak ladio.seorang ibu,anaknya bpk ladio,yang tadi liat gue agak tergesa2 keluar dari rumahnya,agak terheran2 liat gue balik lagi,..terpaksa gue cerita,temen gue diganggu preman.ngedenger itu,ibu itu jadi ikutan gundah.Dan ngomong ke gue,klo diganggu lagi langsung lapor aja ke pak RTnya.gue cma ngangguk.
15.00 PM
Wawancara dengan bapak ladio dah selesai.dah masuk ashar.gue telpon rita nanyain dimana sekarang,dia jawab sekarang ada di mesjid. Ya udah gue langsung kesana.di tengah jalan,gue liat temen2 cewek yang lain baru dateng,katanya.dalam hati gue berkata”Jangan2,rita tadi sendirian lagi,..??”
15.10 PM
Gue nyampe di mesjid.gue liat Rita,sedang ngobrol sma temen2 gue kelompok lain di pelataran masjid.ya udah gue langsung datengin,terus tanyain keadaannya sekarang sekaligus kronologisnya.ternyata dia emang sendirian.setelah di anterin oktap ke RT 8,keadaan waktu itu sepi banget,terus dia Tanya warga sekitar,kebetulan yang ditanya bapak2,katanya dia sambil dijelasin rumah warga yang ditanyain,dia di pepet badannya,sama sekitar 3/4 orangan.ya jelaslah dia ketakutan.kalo itu terjadi sama diri gue,gue agak ngeri juga.Cuma ada 3 hal yang gue sesalin.Kenapa dia ga bareng sama temen2 yang lain,kenapa Leha gak ngoordinir temen2 cewek untuk dikondisikan bareng, dan knapa mereka semua gak matuhin apa yang gue instruksiin.Bukan apa2,gue dah buat jalan yang paling aman serta paling cepet sehingga hari ini selsei,tapi instruksi gue ga dipatuhi.
15.30 PM
Abis solat ashar.gue berencana lanjutin wawancarai gue.tinggal 3 responden lagi.tapi sebelumnya gue nanya rita,apa dia lanjutin wawancaranya?dia ngejawab dia mw pulang dulu,coz orang2 yang dia wawancarai baru ada kalo gak pagi,malem banget.ya udah,kalo gitu,..sambil dia nenangin kondisi psikisnya.semenjak itu gue,sambil datengin responden,juga coba datengin anggota2 kelompok gue yang lagi survey untuk hati – hati biar ga ada kejadian serupa.
17.00 PM
tinggal 2 responden lagi,.yang satu ada pas setelah magrib.sisanya tinggal 3 pertanyaan lagi,tapi orangnya baru ada jam 8 an.
18.00
Abis solat magrib,gue langsung datengin responden buat wawancarai lagi.
18.45 PM
Alhamdulillah,responden terakhir dah selsei,tinggal 1 sih,tapi belum dateng juga,ya udah aku minta no HPnya aja buat gue hubungi.
19.20 PM
Abis solat isya kembali gue cek anggota2 gue,jangan ampe mereka ketinggalan/hilang.Sebagian ternyata da yang pulang,sebagian masih ada yang survey.tahu gitu,gue lansung nemuin mereka..
20.00 PM
Alhamdulillah,semua anggota kelompok dah selesai,kecuali Rita.khusus Rita,dia dah ngomong ke gue bakal datang lagi besok pagi sebelum jam 8 untuk ngewawancarai sisa responden.Sebenernya,kalo gue boleh bandingin sama kelompok lain,dan bila g ada peristiwa tadi siang,target kelompok 99% dah selsei smua.karena ada kelompok lain,yang pas magrib masih ada sekitar 30 responden yang belum diwawancarai.Tapi bener kata peribahasa:Rusak susu sebelangga,hanya karena nila setitik..ini jadi pelajaran kita bersma.
21.00 PM
Gue sama oktap nyampe di kos masing 2,.abis dari kos,makan,gue ke tempat supriyadi,balikin motor yang gue pinjem.Sekaligus gue tidur di tempatnya,di mesjid ASsalam.karena besok dah ga survey lagi,gue bisa ikutan khitanan massal di acara baksos PLN.
Dedikasi dr.PTT
oh ya Sabtu kemarin ,gue dapet job khitan,.ada 1 dokter yang membimbing gue untuk urusan sunat menyunat ini,.namanya dr.Agus Fit.ya bisa dibilang kalo dr.agus fit ini “guru”gue diluar dosen yang biasa ngasih kuliah.tapi dia ga biasa.cz yang diajarin ke gue selain urusan nyunat ini,dr.agus fit sering cerita ke gue tentang pengalamannya waktu PTT di pulau kesui.Kesui?dimana tuh?kok mirip mirip kayak nama jepang gitu?
“Kesui itu di Maluku,cil..”kata dr.Agus.he…baru denger,.tapi emang ada cz gue cari di goggle earth ketemu,walau kecil banget keliatannya tuh pulau dah mau tenggelam.
Di pulau itu,katanya,semenjak Bangsa ini merdeka (dah berapa tahun tuh?62/63 ya?) baru pas dr.Agus ini dokter satu – satunya yang ditempatin disana.wow…beneran?
Kebanyakan dokter di maluku,katanya,ada di Ambon,tapi untuk pulau kesui itu baru pak dr.agus ini yang pertama kali bertugas disana,.(how can?..).gue bisa bayangin,kalo gue pengen analisis,di banyak pulau di Indonesia juga mungkin kebanyakan gitu (lo bisa bayangin lah 17 ribu pulau lebih) dan sekarang karena eranya demokrasi,dr.ga wajib PTT,jadi kalo lo dah jadi dokter umum terus langsung lanjut pendidikan spesialis,untuk jaman sekarang bisa.(di jawa,gue bisa bayangin,lo bisa ketemu sama seseorang yang secara kasat mata pekerjaan dia bukan di bidang kesehatan,tapi nyandang status dokter,,sayang banget cz klo gelar “dr”ny dipake,di sebar ke seluruh pulau di negeri ini,gue yakin banget lah,epidemiologi penyakit bisa turun jauh..)
Terus gimana dong,untuk pulau2 yang senasib sama p.Kesui ini?pernah liat suster apung?kayak gitu perjuangannya untuk ngedapetin pelayanan yang lebih baik,tapi karena jaraknya jauh,mungkin gak jarang pasien yang seharusnya ngedapetin penanganan darurat,harus mati di jalan.Contohnya aja p.kesui,kalo kata dr.Agus ,jarak pulau ini ke Ambon butuh waktu 2 hari 2 malem naik kapal laut.belum lagi ada rintangannya,macem ombak,cuaca buruk,dsb..
Lantas gue Tanya ke dr.agus: “selain jadi dr.puskesmas,di sana bisa ngapain aja?”
Dr.agus:”wah banyak,mancing, snorkeling, yah untuk urusan hiburan,ada lah,kita bisa maen dengan alam,walau disana gak ada mall kayak di semarang ini”
Jujur aja,dalam hati gue kagum banget sama dia,dalam pandangan gue,dr.agus ini punya idealisme untuk majuin bangsa ini dalam bidang kesehatan,dia ga sungkan untuk ditempatin dimana aja,termasuk di p.kesui ini untuk memenuhi hasrat jiwa sosial yang dia punya untuk ngelayanin masyarakat.Dan kayaknya,gue juga pengen kayak dia kalo dah jadi dokter ,walau sekarang ortu belum ngijinin,ya tapi liat aja ntar,yang penting gue fokus dulu aja buat lulus dengan nilai yang sebaik – baiknya dan meraih pengalaman klinik yang sebanyak-banyaknya.
Cuma mungkin satu yang gue harap nasib gue gak sama sama dr.Agus:Statusnya yang sampe sekarang masih jomblo..^^,gue ga ngerti kenapa dia masih memegang teguh statusnya itu,(umurnya dah 28 tahun),sekarang dia lagi ngambil pendidikan spesialis anak,gue sih yakin aja,banyak akhwat2 yang dah naruh hati sama dia.ya gak ngerti deh,.urusan dia..(di lain waktu yang ga lama,gue ntar bahas tentang status gue yang ga ingin lama – lama jomblo,tapi bukan buat cari pacar(hari gini??)tapi its about married..^^)
“Kesui itu di Maluku,cil..”kata dr.Agus.he…baru denger,.tapi emang ada cz gue cari di goggle earth ketemu,walau kecil banget keliatannya tuh pulau dah mau tenggelam.
Di pulau itu,katanya,semenjak Bangsa ini merdeka (dah berapa tahun tuh?62/63 ya?) baru pas dr.Agus ini dokter satu – satunya yang ditempatin disana.wow…beneran?
Kebanyakan dokter di maluku,katanya,ada di Ambon,tapi untuk pulau kesui itu baru pak dr.agus ini yang pertama kali bertugas disana,.(how can?..).gue bisa bayangin,kalo gue pengen analisis,di banyak pulau di Indonesia juga mungkin kebanyakan gitu (lo bisa bayangin lah 17 ribu pulau lebih) dan sekarang karena eranya demokrasi,dr.ga wajib PTT,jadi kalo lo dah jadi dokter umum terus langsung lanjut pendidikan spesialis,untuk jaman sekarang bisa.(di jawa,gue bisa bayangin,lo bisa ketemu sama seseorang yang secara kasat mata pekerjaan dia bukan di bidang kesehatan,tapi nyandang status dokter,,sayang banget cz klo gelar “dr”ny dipake,di sebar ke seluruh pulau di negeri ini,gue yakin banget lah,epidemiologi penyakit bisa turun jauh..)
Terus gimana dong,untuk pulau2 yang senasib sama p.Kesui ini?pernah liat suster apung?kayak gitu perjuangannya untuk ngedapetin pelayanan yang lebih baik,tapi karena jaraknya jauh,mungkin gak jarang pasien yang seharusnya ngedapetin penanganan darurat,harus mati di jalan.Contohnya aja p.kesui,kalo kata dr.Agus ,jarak pulau ini ke Ambon butuh waktu 2 hari 2 malem naik kapal laut.belum lagi ada rintangannya,macem ombak,cuaca buruk,dsb..
Lantas gue Tanya ke dr.agus: “selain jadi dr.puskesmas,di sana bisa ngapain aja?”
Dr.agus:”wah banyak,mancing, snorkeling, yah untuk urusan hiburan,ada lah,kita bisa maen dengan alam,walau disana gak ada mall kayak di semarang ini”
Jujur aja,dalam hati gue kagum banget sama dia,dalam pandangan gue,dr.agus ini punya idealisme untuk majuin bangsa ini dalam bidang kesehatan,dia ga sungkan untuk ditempatin dimana aja,termasuk di p.kesui ini untuk memenuhi hasrat jiwa sosial yang dia punya untuk ngelayanin masyarakat.Dan kayaknya,gue juga pengen kayak dia kalo dah jadi dokter ,walau sekarang ortu belum ngijinin,ya tapi liat aja ntar,yang penting gue fokus dulu aja buat lulus dengan nilai yang sebaik – baiknya dan meraih pengalaman klinik yang sebanyak-banyaknya.
Cuma mungkin satu yang gue harap nasib gue gak sama sama dr.Agus:Statusnya yang sampe sekarang masih jomblo..^^,gue ga ngerti kenapa dia masih memegang teguh statusnya itu,(umurnya dah 28 tahun),sekarang dia lagi ngambil pendidikan spesialis anak,gue sih yakin aja,banyak akhwat2 yang dah naruh hati sama dia.ya gak ngerti deh,.urusan dia..(di lain waktu yang ga lama,gue ntar bahas tentang status gue yang ga ingin lama – lama jomblo,tapi bukan buat cari pacar(hari gini??)tapi its about married..^^)
20 Juni 2009
story today about PBL
Sejatinya hari ini jadwal gue survey ke penduduk bandarharjo dengan kuisoner yang udah dibuat dengan susah payah dengan 4x proses,..gak ngerti kenapa seketat itu,tapi sampe sekarang yang ada gue nongkrong didepan laptop gue sambil ngisi blog..
ok gue pengen cerita apa yang gue lakuin dari subuh tadi ampe skarang...
04.15 AM
gue bangun..tepatnya masih nglindur denger suara adzan subuh yang berkumandang..alhamdulillah subuh ini gue bisa bangun pas subuh cz kemarin telat 15 menit jadi pas ke mesjid yang diliat cuma bapak - bapak yang lagi dzikir, jadi salat munfarid,.(biasanya kalo kondisi kayak gitu hari itu langsung bad)...
05.00 AM
kq masih ngantuk ya(huahhh...) met bobo lagi...
06.45 AM
tit-tit-tit( ni bunyi SMS..)ada sms dari uki,..
"cil,jam 9 itu briefing kelompok atau semuanya?"
ya gue bales:
"kelompok jeng,.ntar kita diskusi kuisonernya dulu abis kuisonernya dah jadi.."
segera abis gitu gue sms arhan:
"ar,piye iki kuisonernya dah jadi rak?"..
07.00 AM
gak ada balesan dari arhan,..
yo wes gue sambil nonton TV angkat barbel lah..
07.15 AM
belum dibales juga,..baca - baca bahan BBDM tentang DM ah ,,,
07.30 AM
tit -tit-tit..yup ada balesan dari Arhan,isi SMSnya:
"kepada teman2 pbl,kuisonerbisa diambil jam 10 di umper,.."
08.00 AM
dah mandi,seger,..nonton TV lagi..
08.30 AM
dah siap berngkat ke kampus,..salat dhuha dulu..
08.40 AM
ke tempatnya ifin,nebeng ke kampus tapi kita sepakat ke tempat makan dulu..
09.10 AM
nyampe di kampus,abis makan,..
at lobi,..
langsung di berondong banyak pertanyaan,..
dari semua pertanyaan,gue jawab aja,..:"ditunggu aja ya,.."
10.00 AM
Waktu yang dijanjikan telah tiba,gue sama ifin dateng ke umper buat ngecek kuisonernya dah ada belum,..dan ternyata kata masnya:”belum ada yang mas”..ok…gue ngerti..(tabiat bangsa ini,..kalo ga ngaret bukan orang Indonesia,.titik)
10.30 AM
“cil,kapan dong kuisonernya dibagiin biar kita cepet berangkat”,temen2 dah mulai bersahutan… gue hanya bisa tersenyum dan tidak bisa menjawab apa – apa,karena kuisonernya belum ada tanda – tanda bakal ada..
11.00 AM
“cil,gimana kalo surveynya diundur besok aja?”temen2 dah mulai ga tenang,.(waduh,,gue lebih ga tenang lagi kali,udah semua molor,.jadwal gue berantakan,tapi usulnya boleh juga,cz sore ini gue ada jadwal nyunat,kalo dipake survey waduh bisa berabe acara gue..)
11.30 AM
Alhamdulillah kuisoner dah jadi dan dibagiin (tepatnya sih inalillah,..coz telatnya pol abis)
12.00 PM
Alhamdulillah ada kabar baik,maximal ngumpulin data sampai hari selasa(tadinya max.nya senin)..jadi yo wes sore ini gue bisa nyunat…
13.00 – 14.00 PM
Shalat dhuhur,abis gitu bahas kuisoner..
14.00 -15.00 PM
Masih bahas kuisoner,..dah gitu balik..
15.00 PM
Shalat ashaar…
15.30 PM
Langsung ke DPD buat khitan,,dr.bambang dah nungguin,..ok deh pak..
16.00 PM
Wah gue lagi jahit nih,….
16.30 – 17.00 PM
Gantian ama Veni,temen gue yang operatornya dr.agus,..
17.30 PM..
2 orang selesai dikhitan…alhamdulillah
19.30 PM
Gak ngerti mo ngapain,belajar,kq rasanya berat yo wes,nulis catatan ini buat gue pajang di blog gue,..
Sekian,…
ok gue pengen cerita apa yang gue lakuin dari subuh tadi ampe skarang...
04.15 AM
gue bangun..tepatnya masih nglindur denger suara adzan subuh yang berkumandang..alhamdulillah subuh ini gue bisa bangun pas subuh cz kemarin telat 15 menit jadi pas ke mesjid yang diliat cuma bapak - bapak yang lagi dzikir, jadi salat munfarid,.(biasanya kalo kondisi kayak gitu hari itu langsung bad)...
05.00 AM
kq masih ngantuk ya(huahhh...) met bobo lagi...
06.45 AM
tit-tit-tit( ni bunyi SMS..)ada sms dari uki,..
"cil,jam 9 itu briefing kelompok atau semuanya?"
ya gue bales:
"kelompok jeng,.ntar kita diskusi kuisonernya dulu abis kuisonernya dah jadi.."
segera abis gitu gue sms arhan:
"ar,piye iki kuisonernya dah jadi rak?"..
07.00 AM
gak ada balesan dari arhan,..
yo wes gue sambil nonton TV angkat barbel lah..
07.15 AM
belum dibales juga,..baca - baca bahan BBDM tentang DM ah ,,,
07.30 AM
tit -tit-tit..yup ada balesan dari Arhan,isi SMSnya:
"kepada teman2 pbl,kuisonerbisa diambil jam 10 di umper,.."
08.00 AM
dah mandi,seger,..nonton TV lagi..
08.30 AM
dah siap berngkat ke kampus,..salat dhuha dulu..
08.40 AM
ke tempatnya ifin,nebeng ke kampus tapi kita sepakat ke tempat makan dulu..
09.10 AM
nyampe di kampus,abis makan,..
at lobi,..
langsung di berondong banyak pertanyaan,..
dari semua pertanyaan,gue jawab aja,..:"ditunggu aja ya,.."
10.00 AM
Waktu yang dijanjikan telah tiba,gue sama ifin dateng ke umper buat ngecek kuisonernya dah ada belum,..dan ternyata kata masnya:”belum ada yang mas”..ok…gue ngerti..(tabiat bangsa ini,..kalo ga ngaret bukan orang Indonesia,.titik)
10.30 AM
“cil,kapan dong kuisonernya dibagiin biar kita cepet berangkat”,temen2 dah mulai bersahutan… gue hanya bisa tersenyum dan tidak bisa menjawab apa – apa,karena kuisonernya belum ada tanda – tanda bakal ada..
11.00 AM
“cil,gimana kalo surveynya diundur besok aja?”temen2 dah mulai ga tenang,.(waduh,,gue lebih ga tenang lagi kali,udah semua molor,.jadwal gue berantakan,tapi usulnya boleh juga,cz sore ini gue ada jadwal nyunat,kalo dipake survey waduh bisa berabe acara gue..)
11.30 AM
Alhamdulillah kuisoner dah jadi dan dibagiin (tepatnya sih inalillah,..coz telatnya pol abis)
12.00 PM
Alhamdulillah ada kabar baik,maximal ngumpulin data sampai hari selasa(tadinya max.nya senin)..jadi yo wes sore ini gue bisa nyunat…
13.00 – 14.00 PM
Shalat dhuhur,abis gitu bahas kuisoner..
14.00 -15.00 PM
Masih bahas kuisoner,..dah gitu balik..
15.00 PM
Shalat ashaar…
15.30 PM
Langsung ke DPD buat khitan,,dr.bambang dah nungguin,..ok deh pak..
16.00 PM
Wah gue lagi jahit nih,….
16.30 – 17.00 PM
Gantian ama Veni,temen gue yang operatornya dr.agus,..
17.30 PM..
2 orang selesai dikhitan…alhamdulillah
19.30 PM
Gak ngerti mo ngapain,belajar,kq rasanya berat yo wes,nulis catatan ini buat gue pajang di blog gue,..
Sekian,…
17 Juni 2009
pekan paling crowded...!!!
Hari ini gue tadi ujian gimul,..bisa??ya antara iya dan tidak...he...bukan apa - apa...dari kemarin gue banyak skali hal yang gue urus,terutama proyek survey gue,bikin sebagian waktu gue habis buat itu,..selesai sore,..abis itu,..istirahat dulu..abis itu ..tidur!!what the hell?terus bacanya kapan?antara istirahat dan tidur gue baca sih,..inget baca..bukan belajar...untungnya da temen yang nemenin gue baca hingga masuk ke alam tidur dengan nyenyak..(thanks ya vit)..
yo wes to pada akhirnya tadi ujian apa adanya sesuai memori yang gue miliki,coz memang dulu dah pernah ngambil..ngambil lagi buat ngisi - ngisi kesibukan di semester ini...
next schedul time:
hari ini:presentasi kuisoner PBl
besook:pagi => ujian anestesi
sore => survey
sabtu : dari sore - sampai malem => khitan
minggu : belajar buat ujian berikutnya
senin : ujian BBDM 8
sorenya : cari data lagi...
hmm...segalanya diawali dengan basmallah,...bismillahirrahmanirrahiem...
yo wes to pada akhirnya tadi ujian apa adanya sesuai memori yang gue miliki,coz memang dulu dah pernah ngambil..ngambil lagi buat ngisi - ngisi kesibukan di semester ini...
next schedul time:
hari ini:presentasi kuisoner PBl
besook:pagi => ujian anestesi
sore => survey
sabtu : dari sore - sampai malem => khitan
minggu : belajar buat ujian berikutnya
senin : ujian BBDM 8
sorenya : cari data lagi...
hmm...segalanya diawali dengan basmallah,...bismillahirrahmanirrahiem...
Langganan:
Postingan (Atom)